Saturday, September 27, 2014

Beberapa Cara Unik Melakukan Perkalian Bilangan (Bagian 1)

Assalamu alaikum,,
     beberapa hari terakhir dunia maya "dihebohkan" oleh tugas siswa kelas kelas 2 SD yang di salahkan oleh gurunya. tugas tersebut terkait dengan perkalian dan saya lebih cenderung membenarkan hasil kerja si anak yang dibantu oleh kakaknya dibandingkan pendapat gurunya karena sesuai dengan defenisi perkalian. tetapi, terlepas mana yang lebih benar pada kesempatan kali ini kita tidak akan membahas masalah itu, yang akan kita bahas adalah beberapa metode perkalian yang mungkin jarang di ajarkan disekolah-sekolah. Sekarang saya akan memberikan gambaran tentang 3 metode saja, insya Allah kesempatan mendatang akan saya tambahkan beberapa metode lain. berikut uraiannya :


Perkalian adalah operasi matematika penskalaan satu bilangan dengan bilangan lain. Operasi ini merupakan salah satu operasi dasar di dalam aritmatika dasar (Wikipedia).









Perkalian dengan jari (Finger Multiplication)
     Finger Multiplication adalah cara menghitung perkalian dengan menggunakan bantuan jari-jari tangan. Pada awalnya perkalian dengan jari ini digunakan untuk perkalian bilangan yang berada diantara 5 sampai 9. Namun , seiring perkembangan jaman , metode finger multiplication pun berkembang. Tidak hanya dapat digunakan untuk mengalikan bilangan yang tersebut di atas namun juga bisa untuk perkalian bilangan puluhan bahkan ratusan. Disini kita akan mencoba menjelaskan metode perkalian dengan jari dengan menggunakan bilangan 5 sampai 9. Berikut contohnya.
8 x 7
Penyelesaian :
perhatikan gambar di bawah ini

Kemudian ikuti dengan seksama langkah-langkah berikut ini :
1. Buka 3 jari ditangan kiri, itu karena 8 - 5 = 3
2. Buka 2 jari di tangan kanan, itu karena 7 – 5 = 2
3. Jumlahkan banyaknya jari yang terbuka pada tangan kanan dan kiri, dalam contoh ini 3 + 2 = 5
4. Hasil langkah ketiga kemudian dikalikan dengan 10, dalam hal ini 5 x 10 = 50 
5. perkalikan banyaknya jari yang tertutup pada tangan kanan dan kiri, dalam contoh ini 2 x 3 = 6
6. jumlahkan hasil langkah 4 dan langkah 5, yaitu 50 + 6 = 56
7. jadi didapatkan hasil 8 x 7 = 56

Metode Perkalian kisi / Perkalian Saringan ( Lattice Multiplication )
     Lattice multiplication adalah metode perkalian yang menggunakan kisi untuk mengalikan dua angka multi digit. Metode ini telah muncul pada abad pertengahan dan telah digunakan derabad-abad lamanya dalam berbagai budaya. Pada metode ini kita menggunakan sebuah grid yang setiap selnya dibagi dua secara diagonal. bagian atas garis diagonal di isi dengan angka puluhan dan bagian bawah garis untuk satuan. Banyaknya sel disesuaikan dengan banyaknya digit bilangan yang diperkalikan. Dua angka yang akan ditulis pada bagian atas dan samping kiri grid. Lebih jelasnya perhatikan contoh berikut.
453 x 25
Langkah Penyelesaian : 
1. gambar sebuah grid, sesuai gambar di bawah :







2. perkalikan angka yang berada diatas grid dan disamping grid 
    4 x 2 = 8 , puluhannya adalah 0 dan satuannya 8 , gambarnya menjadi









Selanjutnya, 5 x 2 = 10, puluhannya adalah 1 dan satuannya 0 , jadi ditulis









Dan seterusnya hingga di dapatkan semua hasil dari 3 x 2, 4 x 5,  5 x 5, 3 x 5, maka gambarnya akan menjadi :









3. kemudian selanjutnya jumlahkan secara diagonal, menghasilkan :












4. untuk angka yang dua digit, tambahkan digit puluhannya ke angka selanjutnya, seperti berikut :














Menjadi
Jadi hasil dari 453 x 25 = 11.325










Perkalian Garis ( Line Multiplication )
     Cara lain dalam melakukan perkalian dengan mudah adalah dengan perkalian garis. Seperti namanya, metode ini dilakukan dengan menggambar garis-garis sesuai dengan besarnya digit setiap bilangan. Lebih jelasnya perhatikan contoh di bawah.
23 X 13
Berikut langkah penyelesaiannya : 
1. gambarlah garis sesuai banyaknya digit bilangannya, seperti dibawah
2. perhatikan banyaknya perpotongan garis di setiap tempat.
3. kemudian jumlahkan banyaknya perpotongan garis secara diagonal
4. jadi hasilnya adalah 23 x 13 = 299
catatan : jika hasil penjumlahan merupakan angka dua digit (puluhan) maka tambahkan digit puluhannya di angka selanjutnya ( seperti pada metode perkalian kisi )

Pada kesempatan selanjutnya insya Allah akan saya lanjutkan untuk beberapa metode lagi.
UPDATE : Beberapa Cara Unik Melakukan Perkalian Bilangan (Bagian 2)

Bagi yang ingin mendownload "Beberapa Cara Unik Melakukan Perkalian Bilangan (Bagian 1)" dalam format file pdf, silahkan klik link di bawah

Sunday, September 21, 2014

PEMBUKTIAN NILAI PERCEPATAN GRAVITASI BUMI (g) = 9,8 meter per sekon kuadrat

      Sebelum membuktikan nilai percepatan gravitasi bumi g = 9,8 m/s, terlebih dahulu mari kita lihat dua rumus yang akan kita gunakan sebagai dasar dasar membuktikan masalah ini. Kedua rumus yang juga termasuk hukum newton tersebut adalah Hukum Newton tentang gravitasi dan Hukum II Newton. Untuk lebih jelas tentang ke dua hukum tersebut, perhatikan uraian berikut :

1. Hukum Gravitasi Newton
berisi pernyataan sebagai berikut :
setiap benda menarik benda lain dengan gaya sebanding dengan perkalian massa-massanya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak yang memisahkan kedua benda
Di rumuskan sebagai berikut :
Keterangan :
F      = gaya tarik antara kedua benda
G     = konstanta gravitasi universal
m1    = massa benda 1
m2    = massa benda 2
r       = jarak kedua benda
2. Hukum II Newton tentang gerak
berisi pernyataan sebagai berikut :
Besarnya percepatan yang dialami benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja pada benda
Di rumuskan sebagai berikut :
Keterangan :
F   = gaya total
G  = konstanta gravitasi universal
m  = massa benda
a   = percepatan yang dialami benda


Karena a merupakan percepatan, berarti dalam kasus di atas dapat diartikan :
Dengan g adalah percepatan gravitasi bumi.
Selanjutnya dalam mencari nilai g kita akan mengaplikasikan rumus di atas dengan menggunakan nilai tetapan-tetapan dari bumi, lebih jelasnya sebagai berikut :
bagi yang ingin mendownload "PEMBUKTIAN NILAI PERCEPATAN GRAVITASI BUMI (g) = 9,8 meter per sekon kuadrat" dalam tipe file PDF silahkan klik link dibawah ini :

(setelah melihat foto-foto ini, mungkin kamu akan tergoda untuk pindah kedesa)


bagi yang ingin mendownload "PEMBUKTIAN NILAI PERCEPATAN GRAVITASI BUMI (g) = 9,8 meter per sekon kuadrat" dalam tipe file PDF silahkan klik link dibawah ini :

Wednesday, September 17, 2014

PEMBUKTIAN RUMUS DAN TEOREMA HASIL KALI TITIK PADA VEKTOR

Berikut akan diturunkan rumus hasil kali vektor diruang-3, untuk ruang-2 prosesnya sama saja :
TEOREMA :
Untuk mendownload artikel "PEMBUKTIAN RUMUS DAN TEOREMA HASIL KALI TITIK PADA VEKTOR" lengkap dengan pembuktian teorema di atas silahkan langsung download file pdf dengan klik link dibawah:

Saturday, September 13, 2014

PEMBUKTIAN SIFAT OPERASI HITUNG VEKTOR SECARA ANALITIK DAN GEOMETRI

Assalamu Alaikum,,
    Sebelum membahas mengenai pembuktian sifat operasi hitung pada vektor akan lebih baik jika kita terlebih dahulu mengetahui apa sebenarnya definisi dari vektor dan jumlah vektor tersebut. Definisinya adalah sebagai berikut :

    Dalam pembuktian sifat secara analitik, saya akan menotasikan vektor dengan huruf kecil tebal dan menggunakan vektor di ruang - 3. Berikut adalah sifat operasi hitung pada vektor dan pembuktiannya: 
(lihat gambar untuk pembuktian secara geometri )
     Jika u, v, dan w vektor-vektor di R2 atau di R3 dan k serta l skalar tak nol maka berlaku hubungan berikut :
jika ingin mendownload "PEMBUKTIAN SIFAT OPERASI HITUNG VEKTOR SECARA ANALITIK DAN GEOMETRI" dalam tipe file pdf silahkan klik link download di bagian bawah artikel ini :


jika ingin mendownload "PEMBUKTIAN SIFAT OPERASI HITUNG VEKTOR SECARA ANALITIK DAN GEOMETRI" dalam tipe file pdf silahkan klik link download di bawah ini :

Wednesday, September 10, 2014

PEMBUKTIAN RUMUS LUAS SELIMUT KERUCUT TERPANCUNG


     Setelah sebelumnya kita telah membuktikan rumus volume kerucut terpancung, maka sekarang kita akan membuktikan rumus luas selimut kerucut terpancung. Untuk membuktikan luas selimut kerucut terpancung, perhatikan gambar dan uraian berikut:

telah diketahui sebelumnya yakni pada saat membuktikan rumus volume kerucut terpancung bahwa:

Selanjutnya perhatikan gambar (3). Dari gambar (3) diperoleh :

jika ingin mendownload artikel diatas silahkan klik link di bawah ini :